FGD PPK ORMAWA : Perkuat Sinergi Pengembangan Desa di Klaten

Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) sebagai tindak lanjut pelaksanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA) di Kabupaten Klaten pada Rabu, 18 Februari 2026, pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini bertempat di Ruang Sidang 2 Gedung 2 Fakultas Hukum UNS dan menjadi bagian dari upaya penguatan peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan desa berbasis kolaborasi.

FGD ini menghadirkan perwakilan Pemerintah Kabupaten Klaten, pengelola BUMDes Sinergi Desa Sidowayah, Kepala Desa Sidowayah, serta Tim PPK KSP Principium Fakultas Hukum UNS. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam membangun sinergi lintas sektor guna memastikan keberlanjutan program PPK ORMAWA di wilayah desa dampingan.

Melalui forum diskusi ini, para peserta secara komprehensif membahas evaluasi pelaksanaan PPK ORMAWA yang telah berjalan, termasuk capaian program, tantangan di lapangan, serta peluang pengembangan ke depan. Selain itu, FGD juga difokuskan pada penguatan koordinasi kelembagaan antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan pemerintah desa agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.

Diskusi yang berlangsung secara interaktif ini turut membahas perumusan langkah-langkah strategis dalam pengembangan Desa Sidowayah, khususnya melalui penguatan peran organisasi kemahasiswaan sebagai mitra pemberdayaan masyarakat. Dalam hal ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya berperan sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu mendorong inovasi, penguatan kapasitas kelembagaan desa, serta peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat desa.Melalui forum diskusi ini, para peserta membahas evaluasi pelaksanaan program, penguatan koordinasi kelembagaan, serta perumusan langkah strategis untuk pengembangan desa Sidowayah. FGD juga menjadi sarana penyamaan persepsi terkait peran organisasi kemahasiswaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa secara berkelanjutan.

FGD juga menjadi sarana penyamaan persepsi terkait peran dan kontribusi organisasi kemahasiswaan dalam mendukung pembangunan desa secara berkelanjutan. Melalui pendekatan kolaboratif, PPK ORMAWA diharapkan mampu memberikan dampak nyata, tidak hanya bagi pengembangan kapasitas organisasi mahasiswa, tetapi juga bagi peningkatan kualitas tata kelola desa dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kolaborasi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat desa. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas organisasi kemahasiswaan sekaligus menghadirkan kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan desa di Kabupaten Klaten secara berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret menegaskan komitmennya dalam mendorong kolaborasi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat desa. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas organisasi kemahasiswaan sekaligus memberikan dampak nyata bagi pengembangan desa di Kabupaten Klaten.

Humas – FH UNS


FGD PPK ORMAWA : Strengthen Village Development Synergy in Klaten

The Faculty of Law of the University of Sebelas Maret held a Focus Group Discussion (FGD) as a follow-up to the implementation of the Student Organization Capacity Strengthening Program (PPK ORMAWA) in Klaten Regency on Wednesday, February 18, 2026, at 09.00 WIB. This activity is located in the Session Room 2 Building 2 Faculty of Law UNS and becomes part of efforts to strengthen the role of universities in supporting collaboration-based village development.

This FGD presents representatives of the Klaten Regency Government, the manager of BUMDes Sinergi Sidowayah Village, Head of Sidowayah Village, and PPK KSP Principium Team of the Faculty of Law UNS. The presence of these stakeholders reflects a common commitment in building cross-sector synergies to ensure the sustainability of the ORMWA PPK program in wi
3 Village Fields.

Through this discussion forum, participants discussed the evaluation of the implementation of the program, strengthening institutional coordination, as well as the formulation of strategic steps for the development of Sidowayah village. FGD is also a means of equalizing perception related to the role of student organizations in supporting the empowerment of the village community in a sustainable manner.

This interactive discussion also discussed the formulation of strategic steps in the development of Sidwayah Village, especially through strengthening the role of student organizations as community empowerment partners. In this case, students are expected to not only act as the implementation of the program, but also as an agent of change that is able to encourage innovation, strengthening the institutional capacity of the village, as well as increasing the economic independence of the village community. Through this discussion forum, the participants discussed the evaluation of program implementation, strengthening institutional coordination, and the formulation of strategic steps for the development of Sidowayah village. FGD is also a means of equalizing perception related to the role of student organizations in supporting the empowerment of the village community in a sustainable manner.

FGD is also a means of equalizing perception related to the role and contribution of student organizations in supporting village development in a sustainable manner. Through a collaborative approach, PPK ORMAWA is expected to have a real impact, not only for the development of the capacity of student organizations, but also for the improvement of the quality of village governance and community welfare.

Through this activity, the Faculty of Law of Sebelas Maret University affirmed its commitment to continue to encourage sustainable collaboration between universities, local governments, and village communities. The synergy is expected to strengthen the capacity of student organizations while presenting real contributions in supporting village development in Klaten Regency in a sustainable manner. Through this activity, the Faculty of Law of the University of Sebelas Maret affirmed its commitment in fostering sustainable collaboration between universities, local governments, and village communities. The synergy is expected to strengthen the capacity of student organizations while providing a real impact on village development in Klaten Regency.

Public Relations – FH UNS


Leave a Reply