FH UNS — Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (FH UNS) menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “The Development of Open Banking: Data Protection, Consumer Protection, and Regulatory Challenges, Australia Experience” pada Selasa, 29 September 2026, bertempat di Aula Gedung 3 FH UNS. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Cheng-Yun Tsang, Associate Professor dari Faculty of Law, Monash University, Australia, sebagai narasumber. Diskusi dipandu oleh Dr. Dona Budi Kharisma, S.H., M.H., dosen Fakultas Hukum UNS, yang bertindak sebagai moderator. Kuliah umum ini menjadi bagian dari upaya FH UNS untuk memperluas wawasan akademik mahasiswa mengenai perkembangan hukum perbankan dan teknologi keuangan di tingkat internasional.
Dalam kegiatan tersebut, Dr. Cheng-Yun Tsang membahas perkembangan open banking di Australia, khususnya berkaitan dengan perlindungan data, perlindungan konsumen, dan tantangan regulasi dalam penyelenggaraan layanan keuangan digital. Perkembangan teknologi telah mendorong perubahan dalam cara layanan keuangan diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat, termasuk dalam pemanfaatan serta pertukaran data keuangan. Kondisi tersebut menimbulkan kebutuhan akan kerangka hukum yang mampu mengatur penggunaan data secara bertanggung jawab sekaligus memberikan kepastian bagi konsumen dan penyelenggara layanan. Pengalaman Australia menjadi perspektif penting untuk memahami bagaimana persoalan tersebut dibahas dalam konteks pengaturan perbankan dan perkembangan teknologi keuangan.
Aspek perlindungan data menjadi salah satu perhatian penting dalam pembahasan open banking, mengingat data keuangan merupakan informasi yang memerlukan pengelolaan secara hati-hati. Pemanfaatan data dalam layanan keuangan digital perlu memperhatikan aspek keamanan, privasi, serta hak konsumen atas informasi yang dimilikinya. Di sisi lain, perlindungan konsumen juga menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa perkembangan layanan berbasis teknologi tetap memperhatikan kepentingan masyarakat sebagai pengguna. Melalui pembahasan tersebut, peserta memperoleh perspektif mengenai keterkaitan antara inovasi layanan keuangan, pengelolaan data, dan kebutuhan perlindungan hukum.
Selain membahas perlindungan data dan konsumen, kuliah umum ini mengangkat tantangan regulasi yang muncul seiring berkembangnya sistem open banking. Perubahan dalam sektor keuangan menuntut adanya pengaturan yang mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa mengabaikan prinsip kepastian hukum dan perlindungan terhadap pihak-pihak yang terlibat. Pengalaman Australia memberikan bahan pembelajaran akademik untuk memahami dinamika pembentukan dan penerapan regulasi dalam menghadapi transformasi digital. Pembahasan ini juga membuka ruang untuk melihat bagaimana pendekatan hukum di negara lain dapat menjadi bahan perbandingan dalam mengkaji perkembangan regulasi perbankan dan teknologi keuangan.
Melalui diskusi yang dipandu oleh Dr. Dona Budi Kharisma, S.H., M.H., peserta memperoleh kesempatan untuk mendalami isu-isu yang berkaitan dengan perkembangan open banking dan implikasinya terhadap sistem hukum. Pertukaran pengetahuan antara narasumber dan peserta menjadi bagian penting dalam memperluas pemahaman mengenai persoalan hukum yang muncul akibat perkembangan layanan keuangan digital. Perspektif internasional yang disampaikan dalam kuliah umum ini diharapkan dapat memperkaya cara pandang mahasiswa dalam mengkaji hubungan antara hukum, teknologi, dan perlindungan masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memperluas wawasan mengenai pengalaman Australia, tetapi juga memperkuat pemahaman terhadap pentingnya regulasi yang responsif terhadap perubahan.
Penyelenggaraan kuliah umum ini merupakan bagian dari komitmen FH UNS dalam mendukung penguatan kualitas pembelajaran dan pengembangan wawasan akademik mahasiswa. Melalui kehadiran akademisi dari perguruan tinggi luar negeri, FH UNS terus membuka ruang pertukaran pengetahuan yang dapat memperkaya diskusi mengenai perkembangan hukum di tingkat global. Pemahaman mengenai perlindungan data, perlindungan konsumen, dan tantangan regulasi di sektor keuangan digital diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa dalam menghadapi dinamika perkembangan ilmu hukum. Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran FH UNS dalam mendorong pendidikan hukum yang adaptif terhadap perubahan teknologi dan perkembangan masyarakat.
UNS Faculty of Law Public Lecture Discusses Open Banking Developments in Australia

FH UNS — The Faculty of Law of Sebelas Maret University (FH UNS) held a public lecture entitled “The Development of Open Banking: Data Protection, Consumer Protection, and Regulatory Challenges, Australia Experience” on Tuesday, September 29, 2026, at the Hall of Building 3 of FH UNS. This activity presented Dr. Cheng-Yun Tsang, Associate Professor from the Faculty of Law, Monash University, Australia, as a resource person. The discussion was moderated by Dr. Dona Budi Kharisma, SH, MH, a lecturer at the Faculty of Law UNS. This public lecture is part of FH UNS’s efforts to broaden students’ academic insights regarding developments in banking law and financial technology at the international level.
During the event, Dr. Cheng-Yun Tsang discussed the development of open banking in Australia, particularly in relation to data protection, consumer protection, and regulatory challenges in the provision of digital financial services. Technological developments have driven changes in how financial services are accessed and utilized by the public, including the utilization and exchange of financial data. This situation has given rise to the need for a legal framework capable of regulating the responsible use of data while providing certainty for consumers and service providers. The Australian experience provides an important perspective for understanding how these issues are addressed in the context of banking regulation and the development of financial technology.
Data protection is a key focus in discussions about open banking , given that financial data is information that requires careful management. Data utilization in digital financial services requires attention to security, privacy, and consumer rights to their information. Furthermore, consumer protection is also crucial to ensuring that the development of technology-based services continues to address the interests of the public as users. Through these discussions, participants gained perspective on the interrelationship between financial service innovation, data management, and the need for legal protection.
In addition to discussing data and consumer protection, this public lecture addressed the regulatory challenges that arise with the development of open banking systems . Changes in the financial sector demand regulations that can keep pace with technological developments without neglecting the principles of legal certainty and protection for all parties involved. Australia’s experience provides academic learning material for understanding the dynamics of regulatory formation and implementation in the face of digital transformation. This discussion also provides an opportunity to examine how legal approaches in other countries can serve as comparative material in examining developments in banking and financial technology regulations.
Through a discussion moderated by Dr. Dona Budi Kharisma, SH, MH, participants had the opportunity to explore issues related to the development of open banking and its implications for the legal system. The exchange of knowledge between the speakers and participants was crucial in broadening understanding of the legal issues arising from the development of digital financial services. The international perspective presented in this public lecture is expected to enrich students’ perspectives on the relationship between law, technology, and public protection. Thus, this activity not only broadened insight into Australia’s experience but also strengthened understanding of the importance of responsive regulation to change.
This public lecture is part of the Faculty of Law, Universitas Negeri Surabaya’s commitment to strengthening the quality of learning and developing students’ academic insights. Through the presence of academics from international universities, the Faculty continues to foster knowledge exchange, enriching discussions on global legal developments. An understanding of data protection, consumer protection, and regulatory challenges in the digital financial sector is expected to equip students to navigate the dynamic development of legal science. This activity also strengthens the Faculty’s role in promoting legal education that adapts to technological change and societal developments.

