FH UNS— Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret menyelenggarakan Pelatihan Jurnal Magister Ilmu Hukum dengan tema “Penguatan Integritas Penelitian dan Publikasi di Era Artificial Intelligence: Strategi Pencegahan Fabrikasi Data, Manipulasi Akademik, dan Predatory Journal” pada Kamis, 17 September 2026. Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 15.00 WIB dan bertempat di Ruang Pertamina, Gedung IV Lantai 1, Fakultas Hukum UNS. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya integritas dalam proses penelitian dan publikasi ilmiah. Perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang semakin luas dalam dunia akademik turut menjadi salah satu konteks penting yang dibahas dalam kegiatan tersebu
Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari bidang editorial dan pengelolaan jurnal yang memiliki pengalaman dalam proses publikasi ilmiah. Materi yang diberikan membahas berbagai tantangan yang dapat muncul dalam penelitian dan publikasi di tengah perkembangan teknologi AI. Peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menjaga kejujuran, transparansi, dan tanggung jawab dalam setiap tahapan penelitian. Pembahasan tersebut diharapkan dapat membantu peserta lebih memahami batasan penggunaan teknologi dalam mendukung kegiatan akademik.
Salah satu fokus utama dalam kegiatan ini adalah pencegahan fabrikasi data dalam penelitian. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya memastikan bahwa data yang digunakan dalam penelitian diperoleh dan disajikan secara benar serta dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, dibahas pula berbagai bentuk manipulasi akademik yang dapat memengaruhi kualitas dan kredibilitas karya ilmiah. Pemahaman tersebut menjadi penting agar proses penelitian tetap berlandaskan pada prinsip kejujuran dan integritas akademik.
Selain persoalan integritas penelitian, kegiatan juga membahas mengenai predatory journal yang menjadi salah satu tantangan dalam publikasi ilmiah. Peserta dikenalkan dengan karakteristik jurnal yang perlu diwaspadai serta pentingnya melakukan penilaian secara cermat sebelum memilih media publikasi. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat membantu peserta menghindari praktik publikasi yang tidak memenuhi standar akademik. Dengan demikian, proses publikasi dapat dilakukan melalui jurnal yang kredibel dan mendukung kualitas pengembangan ilmu pengetahuan.
Pembahasan mengenai Artificial Intelligence dalam kegiatan ini juga menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapan akademik peserta. Penggunaan AI dapat memberikan manfaat dalam mendukung berbagai aktivitas penelitian, tetapi tetap perlu disertai dengan pemahaman mengenai etika dan tanggung jawab akademik. Peserta diharapkan mampu menggunakan teknologi secara bijak tanpa mengabaikan prinsip orisinalitas, kejujuran, dan akuntabilitas dalam menghasilkan karya ilmiah. Hal tersebut menjadi semakin relevan seiring dengan meningkatnya pemanfaatan AI dalam proses penulisan dan publikasi akademik.
Kegiatan pelatihan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education (Pendidikan Bermutu) melalui penguatan kualitas pembelajaran dan kapasitas akademik dalam penelitian serta publikasi ilmiah. Penguatan integritas penelitian juga mendukung terciptanya lingkungan akademik yang bertanggung jawab dan berorientasi pada pengembangan pengetahuan yang berkualitas. Pemahaman mengenai etika penelitian, penggunaan AI, serta pemilihan jurnal yang kredibel diharapkan dapat meningkatkan kualitas karya ilmiah yang dihasilkan. Upaya tersebut turut mendukung terciptanya budaya akademik yang menjunjung tinggi integritas dan profesionalitas.
Melalui pelatihan ini, Magister Ilmu Hukum FH UNS turut mendorong peningkatan kualitas penelitian dan publikasi yang dilakukan oleh sivitas akademika. Peserta diharapkan tidak hanya memahami berbagai risiko dalam proses penelitian dan publikasi, tetapi juga mampu menerapkan prinsip integritas dalam kegiatan akademiknya. Pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan dapat menjadi bekal dalam menghadapi perkembangan teknologi dan dinamika publikasi ilmiah yang semakin kompleks. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap penguatan budaya penelitian dan publikasi yang berkualitas di lingkungan Fakultas Hukum UNS.
UNS Faculty of Law Masters Journal Training: Strengthening Research and Publication Integrity in the Artificial Intelligence Era
FH UNS — The Faculty of Law, Sebelas Maret University, held a Master of Law Journal Training with the theme “Strengthening Research and Publication Integrity in the Era of Artificial Intelligence: Strategies to Prevent Data Fabrication, Academic Manipulation, and Predatory Journals” on Thursday, September 17, 2026. The activity was held starting at 3:00 PM WIB and took place in the Pertamina Room, Building IV, 1st Floor, Faculty of Law, UNS . This training is part of an effort to increase understanding of the importance of integrity in the research process and scientific publication. The increasingly widespread development of Artificial Intelligence (AI) in the academic world is also one of the important contexts discussed in the activity.
This training featured speakers from the editorial and journal management fields who have experience in the scientific publication process. The material presented addressed various challenges that can arise in research and publication amidst the development of AI technology. Participants gained an understanding of the importance of maintaining honesty, transparency, and responsibility at every stage of research. The discussion is expected to help participants better understand the limitations of using technology to support academic activities.
One of the main focuses of this activity is preventing data fabrication in research. Participants are given an understanding of the importance of ensuring that data used in research is obtained and presented accurately and responsibly. Furthermore, various forms of academic manipulation that can affect the quality and credibility of scientific work are discussed. This understanding is crucial to ensuring that the research process remains grounded in the principles of academic honesty and integrity.
In addition to research integrity issues, the event also discussed predatory journals , a challenge in scientific publication. Participants were introduced to journal characteristics to watch out for and the importance of careful assessment before selecting a publication medium. This knowledge is expected to help participants avoid publication practices that do not meet academic standards. This will ensure publication through credible journals and support the quality of scientific development.
The discussion on Artificial Intelligence (AI) in this activity is also crucial in strengthening participants’ academic preparedness. While the use of AI can be beneficial in supporting various research activities, it still requires an understanding of academic ethics and responsibility. Participants are expected to use technology wisely without neglecting the principles of originality, honesty, and accountability in producing scientific work. This becomes increasingly relevant with the increasing use of AI in academic writing and publication.
This training activity aligns with the Sustainable Development Goals (SDGs) , specifically SDG 4: Quality Education, through strengthening the quality of learning and academic capacity in research and scientific publications. Strengthening research integrity also supports the creation of a responsible academic environment oriented towards the development of quality knowledge. An understanding of research ethics, the use of AI, and the selection of credible journals is expected to improve the quality of scientific work produced. These efforts also support the creation of an academic culture that upholds integrity and professionalism.
Through this training, the Master of Law Program at the Faculty of Law, UNS, is encouraging improvements in the quality of research and publications conducted by the academic community. Participants are expected to not only understand the various risks involved in the research and publication process but also to be able to apply the principle of integrity in their academic activities. The knowledge gained during the training will provide valuable tools for navigating technological developments and the increasingly complex dynamics of scientific publications. Therefore, this activity is expected to contribute to strengthening the culture of quality research and publication within the UNS Faculty of Law.

