TANGGUNGJAWAB AHLI WARIS DEBITUR DALAM KREDIT DENGAN JAMINAN FIDUSIA DI PT BNI SENTRA KREDIT KECIL SOLO

Category : Privat Law

Dewi Ayu Pambudi

Email : dewiayupambudi@gmail.com
Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret

Pujiyono
Email: satryo_solo@yahoo.com
Dosen Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret

 

Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lalu menjelaskan mengenai tanggungjawab ahli waris terhadap penyelesaian kredit dengan Jaminan Fidusia debitur meninggal dunia menurut KUHPer dan UU Fidusia. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum empiris yang bersifat deskriptif dengan pendekatan undang-undang dan pendekatan konseptual menghasilkan data primer dan sekunder yang dianalisis menggunakan metode analisis interaktif.. Berdasarkan hasil penelitian, tanggungjawab penyelesaian kredit beralih kepada ahli waris. Kewajiban yang diatur dalam Pasal 123 KUHPer, Pasal 1100 KUHPer, dan Pasal 1318 KUHPer, ahli waris secara otomatis memikul beban utang pewaris (debitur meninggal), untuk itu wajib melakukan pembayaran atas utang. Hak diatur dalam Pasal 833 KUHPer, Pasal 1023 KUHPer, dan Pasal 1318 KUHPer, ahli waris memiliki hak untuk meneruskan perjanjian kredit pewaris dan memiliki hak atas harta milik pewaris, dan terhadap hak waris tersebut ahli waris dapat menolak

Kata Kunci: Fidusia, Ahli Waris, Kredit, Bank

  • Privat Law Vol. IV / No. 2 / Juli – Desember 2016